Langsung ke konten utama

Postingan

bentrok nurani

Nurani adalah kata hati Nurani adalah keadaan jiwa Nurani adalah perasaan Nurani adalah sebilah pedang Gejolak nurani ,tamparan hati tingkah laku enggan perasaan sayang Bentrok nurani kataku seiris luka ,segenggam rindu ta terbayang,jadi sandaran hati, berjalan ta sepadan bentrok nurani kataku..

lebaran ke 31 untukku

ku temukan jiwaku kembali dengan kesendirian di malam kemenanganku akan ajaran tuhanku,ketemukan kembali arti dari betapa tuhan masih menyayangi dengan semua waktu yang telah ku lewati. masih ada waktu untuk mencari arti yang hakiki tentang makna hidup yang sebenarnya,atas semua ujian yang telah ku lewati di malam takbiran ini..ku mulai semuanya tuk mencari makna hidup tanpa..!!!!!! memaki orang orang yang melahirkanku... menutupi kenyataan hidup.. menyesal atas semua waktu yang usai.. ku jajaki lagi langkah langkah hidupku..dengan...!!! senyuman optimisme asa akan datangnya damai di jiwa belum terlambat kawan.masih ada waktu untuk semuanya mulai dari sekarang....... berbaring sendiri

Suffering For Freedom

kembali ku cari jiwaku yang sempat hilang oleh ke egoan...... gw kembali lagi.....kan ku dapatkan lagi jiwaku......................

Iklas

Ku terbangun kembali di pagi hari... Setelah semalaman ku bertarung dengan nurani Jiwa yang tak terima dengan semuanya yang terjadi Nurani memberiankan pencerahannya Dengan lembut nurani menyadarkan jiwaku Akan arti keiklasan dengan memaafkan diri sendiri Cerita yang telah hilang Biarlah menjadi bagian dari ceritanya sendiri Tak mungkin terulang lagi Dan tak ada siapapun yang kan menggantikannya Sungguh ini bukanlah jalan yang ku inginkan Iklas... Dalam gelap tak selalu hampa Dalam gulita tak selalu merana Selalu akan ada cahaya Walau itu hanya sititik Kilaunya dapat silaukan jiwa Menerangi jiwa mennyapai realita Tak boleh ada air mata penyesalan dalam jiwa Tak boleh ada warna merah kemarahan dalam jiwa Yang ada hanya air mata keiklasan Yang ada hanya warna hijau kedamaian Dalam indahnya sebuah cerita yang telah hilang mungkin benar Walau kenyataannya pahit Nurani kan menjadiknnya manis Karena dalam nurani Hanya ada satu cerita,satu ketulusan,satu cinta,satu pengorbanan satu sosok ...

Lalaiku

yang di taklukan oleh ketulusan dan pengorbanan dan di atas mayat siapa kereta pengorbanan itu berjuang dari tetes demi tetes luka, berdiri mantap seorang pengharap yang ta tau malu yang merangkul jiwa karena ta bisa termaafkan lalainya dari daun bunga ke daun bunga mengisap wewangian suci, dari jiwa ke jiwa menemuka makna hidup dan pada kelopak matanya terdapat doa buat aku dan kau Ketulusan adalah malam yang sujud tunduk ketika memasuki sebuah langit jiwa ditukar dengan luka yang telah tertanam dan semua itu telah terlambat Menukar kekhilafan dengan pengharapan Menukar jiwa terluka dengan pengharapan Masih ada...akan ada....pasti ada.....selama rasa itu ada...!!!!!!!!!!

mybee

Mybee  mybee pengusung ketulusan mybee pengorbanan mybee juga penderitaaan mybee senyuman ke iklasan mybee hidup yang terkoyak mybee tarikan nafas si pecundang mybee hidupnya si manusia yang tak tau malu dia yakinkan jiwanya kepada sang Maha Ikhlas dia sandarkan tangisannya di antara rentetan duka mybee akan selalu tersenyum.... mybee ukiran hidupmu indah,se indah hatimu mybee tangismu wangi sewangi jiwamu mybee….???

Aku di makamkan hari ini

Aku Dimakamkan Hari Ini Perlahan, tubuhku ditutup tanah, perlahan, semua pergi meninggalkanku, masih terdengar jelas langkah langkah terakhir mereka aku sendirian, di tempat gelap yang tak pernah terbayang, sendiri, menunggu keputusan... Istri, belahan hati, belahan jiwa pun pergi, Anak, yang di tubuhnya darahku mengalir, tak juga tinggal, Apatah lagi sekedar tangan kanan, kawan dekat, rekan bisnis, atau orang-orang lain, aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka. Istriku menangis, sangat pedih, aku pun demikian, Anakku menangis, tak kalah sedih, dan aku juga, Tangan kananku menghibur mereka, kawan dekatku berkirim bunga dan ucapan, tetapi aku tetap sendiri, disini, menunggu perhitungan ... Menyesal sudah tak mungkin, Tobat tak lagi dianggap, dan ma'af pun tak bakal didengar, aku benar-benar harus sendiri... Tuhanku, (entah dari mana kekuatan itu datang, setelah sekian lama aku tak lagi dekat dengan-Nya), jika kau beri aku satu lagi kesempatan, jika kau pinjamkan lagi beberapa hari ...