Experiencing: Learn to Do and Learn to Be Belajar Bukan Sekadar Tahu, Tetapi Menjadi Dalam banyak proses pendidikan dan pelatihan, keberhasilan sering diukur dari seberapa banyak seseorang mengetahui sesuatu. Padahal dalam kehidupan nyata, pengetahuan saja tidak cukup. Dunia tidak hanya membutuhkan orang yang pintar berbicara tentang teori, tetapi juga manusia yang mampu melakukan, menghadapi, merasakan, memaknai, dan menjadi pribadi yang utuh. Di sinilah pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning menemukan relevansinya. Belajar melalui pengalaman bukan sekadar metode bermain, aktivitas luar ruang, atau simulasi. Ia adalah proses transformasi manusia. Sebuah perjalanan di mana seseorang tidak hanya belajar “apa”, tetapi juga belajar “bagaimana” dan akhirnya belajar “siapa dirinya”. Konsep ini dapat dipahami melalui dua dimensi penting: Learn to Do — belajar untuk melakukan Learn to Be — belajar untuk menjadi Keduanya bukan dua hal yang terpisah, melainkan per...
KUATNYA PERTANYAAN DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN #Kangchupsways Ada satu momen dalam setiap proses belajar,yang sering kita lewatkan begitu saja. Bukan saat aktivitas dimulai,bukan juga saat semua orang tertawa, berlari, atau bahkan gagal. Tapi saat seseorang berhenti sejenak dan mulai bertanya Karena sejatinya, belajar itu tidak terjadi saat kita mengalami, tapi belajar terjadi , saat kita mempertanyakan pengalaman itu #Kangchupsways Karena pertanyaan adalah jembatan dari aktifitas menjadi pengalaman bermakna dari pengalaman bermakna menjadi kesadaran dan dari kesadaran menuju perubahan Tanpa pertanyaan, pengalaman hanya jadi cerita. dengan pertanyaan, pengalaman berubah jadi pelajaran hidup. Bayangkan ini… Sekelompok peserta baru saja menyelesaikan sebuah aktivitas Seru,Menegangkan, Penuh Strategi. Bahkan ada konflik kecil di dalamnya. Lalu fasilitator bertanya: “Gimana? Seru?” Semua jawab: “Seruuuu!” Selesai.!!!!!!!!!! Tidak ada yang salah. Tapi… juga tidak ada yang b...