Langsung ke konten utama

Facilitating Skill For Initiative Activities NLP BASED

FASILITATOR makna
Memfasilitasi dengan hati
“ apa yang kita pelajari setelah kita mengetahuinya adalah lebih penting“
- Earl Weaver, ex manager of The Baltimore Orioles.

A facilitator  is someone who enggages in the activity of facilitation,They help a group or people understand their common objectives and assist them to plan how to achieve these objectif
-wikipedia-

Memahami arti fasilitator di atas bermakna seseorang yang dimana melakukan seuatu aktifitas yang mengikutsertakan “partisipasi aktif” pesertanya yang membantu kelompok atau perorangan untuk memahami suatu tujuan dan membantu membuat suatu perencanaan untuk mencapai suatu tujuan kelompok atau perorangan

Dalam prakteknya seorang fasilitator seorang yang netral memposisikan diri dalam posisi sejajar dan sama dengan peserta,seorang fasilitator tidak mengambil posisi bagian dari sebuah kelompok diskusi,Seorang fasilitator akan berusaha membantu kelompok untuk mencapai suatu tujuan awa (outcome) yang sudah di sepakati sebelum kegiatan memfasitasi berlangsung di mana hasil akhir di harapkan melahirkan pemahaman,ide kreatif dan melakukan aksi aksi yang signifikan berdasarkan objective awal untuk bergerak ke arah masa depan

Seorang fasilitator melakukan suatu proses seperti seorang bidan yang berusaha membantu seorang ibu yaang sedang melahirkan,tidak niat untuk melahirkan dan tidak bertindak untuk melahirkan dia hanya membantu melahirkan seorang bayi -Ays Raju Mandhyan The Chapter Chairman if the International Association of the Philipines

Beberapa definisi fasilitator menurut para ahli

“Seseorang yang memungkinkan kelompok dan organisasi bekerja lebih efektif; untuk berkolaborasi dan mencapai sinergi. Dia adalah  'konten netral' yang tidak memihak atau mengekspresikan atau menganjurkan suatu pandangan selama pertemuan tersebut, dapat menganjurkan prosedur yang adil, terbuka, dan inklusif untuk menyelesaikan pekerjaan kelompok tersebut”- DOYLE(2)


"Seseorang yang berkontribusi pada struktur dan proses interaksi sehingga kelompok dapat berfungsi secara efektif dan membuat keputusan berkualitas tinggi. membantu  yang tujuannya adalah untuk mendukung orang lain saat mereka mengejar tujuan mereka." - Bens, p.viii.[3]

"Tugas fasilitator adalah mendukung setiap orang untuk melakukan pemikiran dan praktik terbaik mereka. Untuk melakukan ini, fasilitator mendorong partisipasi penuh, mendorong saling pengertian dan menumbuhkan tanggung jawab bersama. Dengan mendukung setiap orang untuk melakukan pemikiran terbaik mereka, seorang fasilitator memungkinkan anggota kelompok untuk mencari untuk solusi inklusif dan membangun kesepakatan berkelanjutan "- Kaner [4]

"Fasilitator adalah pemimpin tugas konten-netral yang membentuk sekelompok orang menjadi tim kolaboratif, mendukung konsensus dan menggunakan serangkaian proses untuk memungkinkan kelompok menyelesaikan tugas mereka. Fasilitator bertanggung jawab atas konteksnya." - Rush [5]

"Pemimpin rapat atau lokakarya yang menciptakan lingkungan di mana setiap peserta memiliki kesempatan untuk berkolaborasi, berinovasi, dan berprestasi." - Metz [6]


“ It’s not what you play is important, but it’s how you play it “.

„ Fasilitator membawa peserta keluar dari kerangka pemikiran lama, mencoba hal hal baru dan berbeda. Fasilitator menggunakan cara cara pendekatan yang berbeda, walau secara teoritis dan ketrampilan fasilitator adalah  sama  -1. The Theory of Experiential Education by Karen Warren, Mitchell Sakofs, Jasper S. Hunt Jr, Editors .Association for Experiential Education 2885 Aurora Avenue # 28 Boulder, Colorado 80303. Kendall/Hunt Publishing Company 4050 Westmark Drive, Dubuque, Iowa 52002.

  


  
Hernawan Iskandar.ST.ELP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMPETENSI DASAR FASILITASI

KOMPETENSI DASAR FASILITASI Menurut Asosiasi Fasilitator Internasional (IAF)  yang di dirikan pada tahun 1993 ada 6 kompetensi atau kecakapan dasar yang perlu di kuasai seorang Fasilitator,Mereka sebut sebagai 6 kompetensi INTI Aadalah   (1) Menciptakan hubungan klien kolaboratif (2) Merencanakan proses kelompok yang sesuai; (3) Menciptakan dan mempertahankan lingkungan partisipatif; (4) Panduan kelompok untuk hasil yang tepat dan berguna; 5) Membangun dan memelihara pengetahuan profesional; (6) Model sikap profesional yang positif.  #community based development Facilitating) Menurut AELI Asosiasi Experiential Learning Indonesia sebuah asosiasi yang bergerak dalam dunia memfasilitasi kegiatan yang yang berbasis EXPERIENTIAL LEARNING/EDUCATION ada 9 kompetensi yang harus di kuasi seorang Fasilitator Experiential Learning : Merencanakan Program Kegiatan Recreasi Merencanakan Program Kegiatan Edukasi/Pembelajaran Mengatur Sumber Daya untuk Program Melaksanaka...

KUATNYA PERTANYAAN DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN

  KUATNYA PERTANYAAN DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN #Kangchupsways Ada satu momen dalam setiap proses belajar,yang sering kita lewatkan begitu saja. Bukan saat aktivitas dimulai,bukan juga saat semua orang tertawa, berlari, atau bahkan gagal. Tapi saat seseorang berhenti sejenak dan mulai bertanya Karena sejatinya, belajar itu tidak terjadi saat kita mengalami, tapi belajar terjadi , saat kita mempertanyakan pengalaman itu #Kangchupsways Karena pertanyaan adalah jembatan dari aktifitas menjadi pengalaman bermakna dari pengalaman bermakna menjadi kesadaran dan dari kesadaran menuju perubahan Tanpa pertanyaan, pengalaman hanya jadi cerita. dengan pertanyaan, pengalaman berubah jadi pelajaran hidup. Bayangkan ini… Sekelompok peserta baru saja menyelesaikan sebuah aktivitas Seru,Menegangkan, Penuh Strategi. Bahkan ada konflik kecil di dalamnya. Lalu fasilitator bertanya: “Gimana? Seru?” Semua jawab: “Seruuuu!” Selesai.!!!!!!!!!! Tidak ada yang salah. Tapi… juga tidak ada yang b...

Seni Mengatur Jarak Antara Pengalaman Menuju Kesadaran: Saat Pengalaman Tidak Cukup, dan Makna Harus Diperjuangkan

Seni Mengatur Jarak Antara Pengalaman Menuju Kesadaran: Saat Pengalaman Tidak Cukup, dan Makna Harus Diperjuangkan #kangchupsways Ada satu kesalahan yang sering terjadi dalam dunia pelatihan berbasis pengalaman, Terkadang diri terlalu sibuk membuat aktivitas… tapi lupa memfasilitasi makna. Permainan berjalan seru. Peserta tertawa. Energi tinggi. Namun setelah selesai— tidak ada yang benar-benar berubah. Karena satu hal sederhana: pengalaman tidak otomatis menjadi pembelajaran. Fasilitator Bukan Pengisi Waktu Dalam pendekatan yang dikembangkan oleh Simon Priest dan Michael Gass, fasilitasi bukan soal memimpin aktivitas. Ia adalah seni mengatur jarak: antara pengalaman… dan kesadaran. Terlalu dekat, peserta tidak belajar. Terlalu jauh, peserta kehilangan arah. Ada tingkatan yang diri bisa jadikan pedoman dan arah untuk menuju pengalaman dapatkan kesadaran :  Tingkatan Pertama : Pengalaman Dibiarkan Bicara,Tapi Tidak Semua Orang Mendengar Kadang diri berpikir: “Biarkan saja, nanti jug...